RadarURL Dari Ane untuk Agan

Betapa Indahnya kalau kita saling berbagi

Hidup Akan terasa lebih bermakna bila kita saling berbagi antara sesama dan ilmu yang kita dapat akan lebih berfaedah.

Betapa Indahnya kalau kita saling berbagi

Hidup Akan terasa lebih bermakna bila kita saling berbagi antara sesama dan ilmu yang kita dapat akan lebih berfaedah.

Betapa Indahnya kalau kita saling berbagi

Hidup Akan terasa lebih bermakna bila kita saling berbagi antara sesama dan ilmu yang kita dapat akan lebih berfaedah.

Betapa Indahnya kalau kita saling berbagi

Hidup Akan terasa lebih bermakna bila kita saling berbagi antara sesama dan ilmu yang kita dapat akan lebih berfaedah.

Betapa Indahnya kalau kita saling berbagi

Hidup Akan terasa lebih bermakna bila kita saling berbagi antara sesama dan ilmu yang kita dapat akan lebih berfaedah.

Kamis, 24 Desember 2009

"Menghembuskan Nafas Terakhir Di Kuburan Temannya"

Dhiya' yang bertugas memandikan mayat di rumah sakit militer Riyadh telah bercerita kepadaku dan menurutku ia seorang yang dapat dipercaya. Hanya Allah-lah yang mengetahui hakikat sebenarnya dan aku tidak akan mendahului Allah dalam menilai seseorang itu suci atau tidak. Ia mengisahkan bahwa seorang personil angkatan laut meminta bantuanku untuk mengeluarkan akte kematian temannya yang meninggal.

Setelah akte tersebut kami keluarkan, kami memandikan mayat temannya bersama-sama. Kami berpisah pada jam 11.35 siang. Ia membawa jenazah temannya sementara aku bersiap-siap hendak melaksanakan shalat Zhuhur. Pada jam 1 siang, pihak rumah sakit menelponku, mereka katakan, "Di sini ada jenazah. Keluarganya ingin agar segera dishalatkan pada waktu Ashar. Segeralah kemari dan mandikan jenazah tersebut."

Aku segera datang lalu mendekati keranda dan menyingkap kain penutupnya. Ternyata apa yang aku lihat? Aku melihat sesuatu yang aneh. Aku melihat seorang personil angkatan laut yang tadi mengenakan pakaian biru sedang terbujur di keranda. Aku terdiam, kepalaku pusing, lalu aku pergi ke kantorku seraya mengucapkan kalimat istirja' (yakni kalimat: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un dan bertawakal kepada Allah SWT. Setelah aku membaca al-Qur'an kemudian aku bertawakal dan berangkat untuk memandikan jenazah tersebut.

Setelah usai aku bertanya kepada keluarganya bagaimana kronologis ia meninggal. Mereka katakan, "Setelah selesai menggali liang lahat untuk temannya, ia berusaha untuk keluar. Namun tiba-tiba jantungnya kambuh dan meninggal seketika di kuburan temannya itu."

Apakah kita sudah siap menghadapi kematian?

Doktor Khalid al-Jabir

(SUMBER: SERIAL KISAH TELADAN, PENERBIT DARUL HAQ seperti yang dinukil dari Syarith Qalbi karya Doktor Khalid al-Jabir -dengan sedikit perubahan)

"Meninggalkan Khianat Mendapat Rahmat"

Al-Qadhi Abu Bakar Muhammad bin Abdul Baqi bin Muhammad Al-Bazzar Al-Anshari berkata: "Dulu, aku pernah berada di Makkah semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala selalu menjaganya, suatu hari aku merasakan lapar yang sangat. Aku tidak mendapatkan sesuatu yang dapat menghilangkan laparku. Tiba-tiba aku menemukan sebuah kantong dari sutera yang diikat dengan kaos kaki yang terbuat dari sutera pula. Aku memungutnya dan membawanya pulang ke rumah. Ketika aku buka, aku dapatkan didalamnya sebuah kalung permata yang tak pernah aku lihat sebelumnya.

Aku lalu keluar dari rumah, dan saat itu ada seorang bapak tua yang berteriak mencari kantongnya yang hilang sambil memegang kantong kain yang berisi uang lima ratus dinar. Dia mengatakan, 'Ini adalah bagi orang yang mau mengembalikan kantong sutera yang berisi permata'. Aku berkata pada diriku, 'Aku sedang membutuhkan, aku ini sedang lapar. Aku bisa mengambil uang dinar emas itu untuk aku manfaatkan dan mengembalikan kantong sutera ini padanya'. Maka aku berkata pada bapak tua itu, 'Hai, kemarilah'. Lalu aku membawanya ke rumahku.

Setibanya di rumah, dia menceritakan padaku ciri kantong sutera itu, ciri-ciri kaos kaki pengikatnya, ciri-ciri permata dan jumlahnya berikut benang yang mengikatnya. Maka aku mengeluarkan dan memberikan kantong itu kepadanya dan dia pun memberikan untukku lima ratus dinar, tetapi aku tidak mau mengambilnya. Aku katakan padanya, 'Memang seharusnya aku mengembalikannya kepadamu tanpa mengambil upah untuk itu'. Ternyata dia bersikeras, 'Kau harus mau menerimanya', sambil memaksaku terus-menerus. Aku tetap pada pendirianku, tak mau menerima.

Akhirnya bapak tua itu pun pergi meninggalkanku. Adapun aku, beberapa waktu setelah kejadian itu aku keluar dari kota Makkah dan berlayar dengan perahu. Di tengah laut, perahu tumpangan itu pecah, orang-orang semua tenggelam dengan harta benda mereka. Tetapi aku selamat, dengan menumpang potongan papan dari pecahan perahu itu. Untuk beberapa waktu aku tetap berada di laut, tak tahu ke mana hendak pergi!

Akhirnya aku tiba di sebuah pulau yang berpenduduk. Aku duduk di salah satu masjid mereka sambil membaca ayat-ayat Al-Qur'an. Ketika mereka tahu bagaimana aku membacanya, tak seorang pun dari penduduk pulau tersebut kecuali dia datang kepadaku dan mengatakan, 'Ajarkanlah Al-Qur'an kepadaku'. Aku penuhi permintaan mereka. Dari mereka aku mendapat harta yang banyak.

Di dalam masjid, aku menemukan beberapa lembar dari mushaf, aku mengambil dan mulai membacanya. Lalu mereka bertanya, 'Kau bisa menulis?', aku jawab, 'Ya'. Mereka berkata, 'Kalau begitu, ajarilah kami menulis'. Mereka pun datang dengan anak-anak juga dan para remaja mereka. Aku ajari mereka tulis-menulis. Dari itu juga aku mendapat banyak uang. Setelah itu mereka berkata, 'Kami mempunyai seorang puteri yatim, dia mempunyai harta yang cukup. Maukah kau menikahinya?' Aku menolak. Tetapi mereka terus mendesak, 'Tidak bisa, kau harus mau'.

Akhirnya aku menuruti keinginan mereka juga. Ketika mereka membawa anak perempuan itu kehadapanku, aku pandangi dia. Tiba-tiba aku melihat kalung permata yang dulu pernah aku temukan di Makkah melingkar di lehernya. Tak ada yang aku lakukan saat itu kecuali hanya terus memperhatikan kalung permata itu. Mereka berkata, 'Sungguh, kau telah menghancurkan hati perempuan yatim ini. Kau hanya memperhatikan kalung itu dan tidak memperhatikan orangnya'. Maka saya ceritakan kepada mereka kisah saya dengan kalung tersebut. Setelah mereka tahu, mereka meneriakkan tahlil dan takbir hingga terdengar oleh penduduk setempat. 'Ada apa dengan kalian?', kataku bertanya. Mereka menjawab, 'Tahukah engkau, bahwa orang tua yang mengambil kalung itu darimu saat itu adalah ayah anak perempuan ini'. Dia pernah mengatakan, 'Aku tidak pernah mendapatkan seorang muslim di dunia ini (sebaik) orang yang telah mengembalikan kalung ini kepadaku'. Dia juga berdoa, 'Ya Allah, pertemukanlah aku dengan orang itu hingga aku dapat menikahkannya dengan puteriku', dan sekarang sudah menjadi kenyataan'.

Aku mulai mengarungi kehidupan bersamanya dan kami dikaruniai dua orang anak. Kemudian isteriku meninggal dan kalung permata menjadi harta pusaka untukku dan untuk kedua anakku. Tetapi kedua anakku itu meninggal juga, hingga kalung permata itu jatuh ke tanganku. Lalu aku menjualnya seharga seratus ribu dinar. Dan harta yang kalian lihat ada padaku sekarang ini adalah sisa dari uang 100 ribu dinar itu.

"100 Petuah Bijak"

Ini ada 100 Petuah Bijak yang mungkin bisa menjadi motivasi kita menjadi orang yang sukses, jangan sekedar dibaca tapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, kalau perlu silakan copas aja textnya kemudian bisa ditempaelkan di Monitor kalian ataupun ditempat lain yang mudah terlihat agar kita bisa selalu ingat. Sukses buat kalian semua..

1. Satu-satunya saat ketika hendaknya Anda tidak melakukan sesuatu adalah ketika Anda sedang marah.
2. Terkadang didalam hidup, seseorang harus bersedia mundur selangkah untuk mempersiapkan diri melangkah kedepan.
3. Motivasi terkuat adalah motivasi yang berlandasankan perasaan cinta atau kasih sayang.
4. Kesuksesan adalah hasil perpaduan kerja otak, kerja hati, dan kerja keras.
5. Teman terbaik dalam menemani perjalan hidup Anda adalah terutama diri Anda sendiri.
6. Kesuksesan Anda merupakan tanggung jawab Anda sendiri. Demikian pula kegagalan yang Anda Alami.
7. Teman sejati adalah mereka yang mendekati Anda ketika yang lain meninggalkan Anda.
8. Kita tiada lain adalah apa yang kita sendiri pikirkan, rasakan, dan lakukan.
9. Hadiah terbaik kepada seorang teman adalah kehangatan hati Anda.
10. Teman terbaik Anda adalah tempat untuk mendapatkan cermin diri yang terbaik.
11. Masalah menciptakan peluang bagi Anda untuk menjadi kreatif dan menjadi pemenang.
12. Saya mencari sahabat, tetapi tidak menemukan seorangpun.Saya menjadi sahabat, dan sahabat pun berada dimana-mana.
13. Terkadang tidak ada salahnya melakukan kesalahan, tetapi jangan hanya mengumpulkan kesalahan itu, lakukan perbaikan.
14. Waktu Anda adalah peluang Anda, waktu Anda adalah kehidupan Anda. Gunakan waktu Anda sebaik-baiknya untuk hal-hal yang bermanfaat.
15. Kemarin Saya mersa baik. Hari ini Saya hebat. Esok hari Saya akan merasa lebih baik lagi dan lebih hebat lagi.
16. Tidak akan ada langkah keseribu jika langkah pertama tidak dilakukan. Maka, melangkah, jangan tunda-tunda lagi.
17. Seorang pemenang itu ibarat rajawali yang mengepakan sayapnya terbang di angkasa menerjang segala rintangan.
18. Tanaman dirumah anada memerlukan kecerahan sinar mentari. Karyawan dikantor Anda memerlukan kecerahan wajah atasannya.
19. Hanya mereka yang berbuat lebih, yang pantas menerima lebih.
20. Dalam mencapai sasaran, pilihan berada ditangan Anda. Melangkah gamang karena ragu atau bergerak mantap karena yakin.
21. Sebagai pemimpin, kita hidup bagaikan dibawah mikroskop. Segala hal yang kita lakukan atau katakana, tidak terlepas dari pengamatan pengikut kita.
22. Guru ditemukan diruang kelas sekolah. Namun pastinya, guru terbaik adalah pengalam kita sendiri.
23. Begitu Anda berkata, “Tidak bisa”, Anda sudah setengah Kalah.
24. Untuk mendapatkan teman sejati, jadilah teman sejati.
25. Yang terpenting bukalah berapa lama kita bekerja, tetapi apa yang kita kerjakan disepanjang waktu yang lama itu.
26. Bukalah setiap hari baru dengan rasa syukur kepada Tuhan atas apa yang Dia berikan bagi Anda sekeluarga, dan kemudian tutuplah hari itu dengan doa Syukur.
27. Mungkin kita memang tidak sama. Namun, tujuan kita tentu saja sama : KESUKSESAN.
28. Untuk mencapai kesuksesan, ingatlah untuk bersedia berbuat lebih baik dari berapa Anda dibayar, alih-alih mengharapkan dibayar lebih dari apa yang Anda lakukan.
29. Sebelum Anda menjadi marah atas kelemahan seseorang, lakukan sepuluh hitungan, yaitu menghitung sepuluh kelemahan Anda sendiri.
30. Ketika seseorang berbuat salah, itu menunjukan ia telah melakukan sesuatu.Apabila tidak ada kesalahan, bisa jadi karena ia tidak berbuat apapun.
31. Seseorang yang memiliki banyak waktu untuk merasa khawatir adalah seseorang yang tidak memiliki waktu untuk menjadi sukses.
32. Bintang-bintang bersinar gemerlapan karena terdapat kegelapan disekelilingnya.
33. Potensi hanya akan berarti apabila diwujudkan.
34. Pada dasarnya ada dua sasaran didalam kehidupan.
Pertama, mencapai apa yang kita inginkan. kedua, menikmati apa yang telah kita capai.
35. Jika kita menemukan orang berhenti berusaha karena putus asa, itu berarti kita menemukan seseorang yang memutuskan untuk tidak berhasil.
36. Setiap orang tidak hanya pelu bangga akan kelebihan dirinya, tetapi bahkan harus bangga, meskipun hendaknya tetap bersikap rendah hati.
37. Kesahan terbesar yang orang sering lakukan adalah melakukan kesalahan.
38. Masalah terbesarnya adalah ketika Anda menemukan betapa Anda tidak memiliki masalah didalam kehidupan.
39. Kebiasaan membaca itu ibarat memberikan vitamin dan gizi kepada mental, sebagaiman kepada tubuh Anda.
40. Kehilangan uang bisa diatasi dengan bekerja.kehilangan kesehatan bisa diatasi dengan beristirahat. kehilangan pengetahuan bisa diatasi dengan belajar. tetapi, jika Anda kehilangan waktu Anda akan betul-betul kehilangan.
41. Jangan membuat rencana kecil, karena hal itu tidak ada artinya dalam membakar semangat Anda.
42. Bagaimana kita berprestasi sebagai individu akan menentukan bagaimana kita berprestasi sebagai bangsa.
43. Anda dua jenis orang didunia, yaitu para actor dan reactor. Kebanyakan orang adalah re-aktor, yang hanya berbuat untuk bereaksi atau menaggapi suatu peristiwa. Ia tidak berinisiatif.
44. Tuhan berilah saya kemampuan untuk menerima hal-hal yang tidak saya bisa ubah, keberanian untuk mengubah hal-hal yang mampu saya ubah, dan kebijaksanaan untuk mengenali perbedaannya.
45. Ketika Anda membatu orang lain agar berubah, berkembang, dan menemukan kemampuannya sendiri, Anda telah memberikan nilai tambah ke dalam kualitas kehidupannya.
46. Mereka yang mau bertanya adalah orang yang “Bodoh”, selama lima menit tersebut. Sedangkan mereka yang tidak mau bertanya adalah orang yang bodoh seumur hidup.
47. Seorang pemimpin harus bernada Optimistis ketika menghadapi suara yang pesimistis.
48. Percakapan adalah praktik dua orang yang bergantian berbicara.Sedikit sekali orang yang mau mendengarkan orang lain, karena biasanya ia sibuk memikirkan apa yang selanjutnya akan ia katakan
49. Hidup ini penuh resiko dan masalah. tetapi juga penuh kegembiraan, keberuntungan, dan sukacita.
50. Pemimpin akan dihargai apabila mereka terbuka terhadap gagasan, peka terhadap harga diri pengikutnya, dan bijaksana ketika mengambil keputusan.
51. Kegagalan harus menjadi guru kita, bukan penggali kubur kita. kegagalan menantang kita ketingkat prestasi yang baru, alih-alih menarik kita kedalam keputusaasaan.
52. Kadar ketabahan kita manentukan berapa lama kita bisa bertahan.
53. Beranikah Anda mengambil langkah pertama dan membuka diri untuk mengalami hal-hal yang tidak terduga ?
54. Harapkan yang terbaik, tetapi bersiaplah untuk yang terburuk.
55. Hadapi masalah yang sangat mendasar, dan buanglah jauh-jauh masalh sepele.
56. Peluang kesukseskan akan selalu meningkat seiring dengan semakin banyak upaya kita.
57. Kesuksesan diawali dengan mimpi, dipengaruhi oleh persepsi, dan diwujudkan oleh tindakan.
58. Semua masalah selalu atau sama sekali tidak, memiliki jalan keluar. bila ada, carilah sampai dapat . kalu tidak ada , tidak apa-apa.
59. Apa yang terjadi tidak begitu utama. yang lebih utama adalah bagaimana menerima dan mengolahnya.
60. Tidak ada yang mustahil jika Anda memusatkan segenap perhatian kepada kekuatan dan kemampuan Anda.
61. Hidup adalah sebuah karya yang Anda ciptakan sendiri
62. Gunakan perasaan khawatir untuk menolong diri Anda agar lebih kreatif.
63. Sebuah masalh akan menjadi masalah jika Anda membiarkanya demikian Anda dapat mengubah masalah menjadi sebuah kesempatan.
64. Sebuah tugas yang dikerjakan dengan baik akan meninggalkan kepuasan yang mendalam.
65. Kebahagian tidak datang begitu saja. tidak ada orang yang dikaruniai kebahagian. kita harus mencari kebahagian kita sendiri, melauli sikap berpikir kita dan kesediaan kita untuk bersyukur.
66. Kita mempunyai kelebihan masing-masing. Maka, jangan sekali-kali mengecilkan diri kita sendiri, karena orang lain dengan serta-merta akan mengecilkan kita.
67. Hindari berkumpul dengan orang-orang yang mengasihiani diri sendiri dan banyak mengeluh.
68. Untuk dapat berbahagia, kita harus terus-meOrang yang menerus memasukan kedalam diri kita, pemikiran positif mengenai perbuatan dan prestasi kita.
69. Orang yang pesimistis sering kali memikirkan hal-hal yang tidak enak, dan hal itu biasanya lalu benar-benar terjadi.
70. Jika kita yakin bahwa sebuah tujuan kelak dapat tercapai, akan timbul suatu kekuatan besar yang memdorong kita sampai tujuan itu terwujud.
71. Lebih penting dari memulai adalah kemana kita akan pergi.
72. Banyak orang senag mengenang kembali berbagi peristiwa pahit dan kegagalan. mereka tidak akan pernah bahagia.
73. Banyak orang ibarat pohon mangga didalam pot. Akar tunggang kepercayaan dirinya tertekuk dan tertekan oleh citra diri negative mereka sendiri.
74. Pola pikir positif itu seperti vitamin dan makanan kesehatan bagi mental dan jiwa. Pola pikir positif dapat membawa Anda melalui hari-hari yang buruk.
75. Pola piker negative sungguh menjadi racun bagi kita. tiap peluang untuk bahagia bisa dihancurkan oleh pola piker negative. Pola piker negative bisa membuat kita sakit baik badan maupun emosi.
76. Anda sendirilah yang menentukan sikap Anda, bukan bos, orangtua, atau siapapun. Anda lah penguasa dari jiwa dan pikiran Anda.
77. Kesempatan bukan semata sesuatu yang harus dicari, direbut, apalagi ditunggu. Kesempatan harus kita ciptakan. Masalah, bersediakah kita untuk berbuat sesuatu secara lebih.
78. Temukan seseorang yang tidak memiliki cita-cita, maka kita menemukan seseorang yang tidak mengetahui arah hidupnya.
79. Semua orang besar adalah penghayal. mereka melihat sesuatu dibalik kabut. Sebagian dari kita membiarkan khayalan besar mati, sebagaian lagi membinanya dan bergerak untuk memujudkannya. Termasuk yang manakah Anda.
80. Jadilah tidak puas untuk bertekad melakukan yang lebih baik, namun lebih baik, namun juga cukup puas untuk dapat mengucapkan syukur.
81. Sekali Anda telah Menentukan tujuan, tetaplah berpikir positif dan bergerak Aktif menuju ke sana.
82. Tidak ada seorang pemenangpun yang tidak pernah kalah. Tidak ada seorang periang pun yang tidak pernah kecewa. Jadi apabila kekecewaan itu datang, berpeganglah pada kedua keyakinan tersebut.
83. Tidak setiap hari dapat selalu menyenangkan dan penuh kesuksesan. Terkadang kita harus mengalami kesialan. tetapi,jika kita tetap bertahan, kita akan mengalami saat-saat berkemenangan.
84. Tetaplah berpijak ditempat ketika Anda akan berlari menghindar.Hitunglah sampai sepuluh ketika Anda kehabisan daya.
85. Kerja keras bukanlah kesenangan. kerja keras adalah kerja keras, namun kepuasan setelah membereskan tugas adalah sesuatu yang menyenangkan.
86. Kembangkan kendali diri. Jangan menjadi budak emosi. Mereka yang dapat mengusai disiplin diri adalah mereka yang berada dikalangan orang yang sukses.
87. Kesuksesan tidak selalu datang dengan berpegangan pada tangan yang kuat, melainkan dengan memainkan tangan yang lemah dengan baik.
88. Adalah suatu kebenaran yang aneh, bahwa pikiran negative menghasilakn “Kesialan”, dan pikiran positif menghasilkan “Keberuntungan”.
89. Jika kita bersedia menyelesaikan tugas tertentu atau mengatasi masalah sulit, berarti kita membangun otot-otot mental sehingga menjadi lebih kuat.
90. Kesuksesan tidak hanya bagi yang genius, Kebahagian bukan jaminan bagi yang pintar.Kekayaan tidak terjadi karena kebetulan. Kerja keras, perencanaan adalah unsure-unsur yang diperlukan.
91. Tuhan tidak pernah menempatkan kita ditempat yang terlalu kecil bagi Kita untuk tumbuh. Kita sendirilah yang membatasi diri. Siapa pun Anda, Apa pun Anda, lakukan pekerjaan Anda dengan kemampuan terbaik Anda.
92. Kemalasan adalah suatu rintangan. Kita sering tidak mau melakukan sesuatu dan berkata,”kenapa mesti repot-repot?”
93. Kesempatan bertebaran dimana-mana, tetapi hanya mereka yang siap lah yang bisa mengenali dan menggunakannya secara efektif.
94. Kesempatan hanya ada pada saat ini. Hari kemarin sudah berlalu.
95. Untuk meraih Sukses, diperlukan kemauan untuk mencoba-coba, berekperimen pada sesuatu yang baru. Coba dan gagal, coba dan gagal...coba dan berhasil....
96. Mulailah dengan menggunakan kata “BISA” ketika Anda menghadapi suatu pekerjaan.”TIDAK BISA “ adalah kata lain dari “tidak mencoba”
97. THINK and THANK. Berpikir dan berterima kasih. sempatkan diri sejenak untuk memikirkan segala hal yang ada pada diri Anda dan membuat Anda senang, lalu berterima kasihlah kepada TUHAN atas semua itu.
98. Hanya ada 1 dari 1.000 Orang yang Mampu mengembangkan seluruh potensinya untuk hal baik. Kebanyakan hanya menyia-nyiakan diri menjadi penonton saja. Bagaimana dengan Anda?
99. Kita tidak bisa menghindari tanggung jawab hari esok dengan mengelak tanggung jawab hari ini.
100. Orang yang sukses adalah orang yang hidup diantara berbagai kesalahan, dan menerima pijian.

"BERSYUKUR SEBELUM MENGELUH"

 1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.

6. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

7. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yag tinggal dijalanan.

8. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.

9. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran dan orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

10. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

11. Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu.

12. Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan.

13. Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan, mereka cantik / tampan karena anda mencintainya….

14. It's true you don't know what you've got until it's gone, but it's also true you don't know what you've been missing until it arrives !!!

"KEIKHLASAN"

Setan masuk ke dalam pohon yang tumbuh di pinggiran kota, berbicara kepada masyarakat dan menyesatkan mereka.

Pohon ini telah merusak akidah masyarakat. Aku akan mendekatkan diri kepada Allah dengan menumbangkannya,” kata seorang lelaki dalam hatinya.

Ia kemudian pergi membawa sebuah kapak. Ketika ia telah dekat dengan pohon itu, si setan menjelma manusia dan menghadangnya.

“Hendak ke mana kamu?,” kata setan.

“Aku akan menebang pohon yang telah banyak menyesatkan masyarakat,’ jawabnya.

“Kamu tak akan mampu melakukannya,”ucap setan mencoba melemahkan semangatnya.

“Aku pasti mampu melakukannya,”jawabnya.

Karena setan terus menghalangi, akhirnya mereka berdua terlibat dalam
Suatu perkelahian. Dalam perkelahian itu setan kalah.

‘Mari kita berkelahi lagi,”kata setan.

Dan untuk kedua kalinya si setan kalah.

“Jangan kau tebang pohon ini, aku akan memberimu satu dinar tiap hari. Dinar itu nanti akan kuletakkan di bawah bantalmu. Kamu kan miskin, dinar itu akan banyak manfaatnya bagimu,” bujuk setan.

“Baiklah aku tak akan menebangnya. Tetapi jika tak kamu tepati janjimu, aku akan datang lagi, ancam si lelaki.

Lelaki itu kemudian pulang. Pada hari pertama ia menemukan satu dinar di bawah bantal, begitu pula ada hari kedua. Namun, pada hari ketiga ia tidak lagi menemukan apa apa di bawah bantalnya. Lelaki itu marah, karena merasa di permainkan. Dengan membawa kapak ia keluar untuk menebang pohon itu. Ketika telah dekat dengan pohon, setan menghadangnya lagi.

‘Mau ke mana,” Tanya setan.

“Aku akan menebang pohon ini, “jawabnya.

“kali ini kamu tidak akan mampu menebangnya karena kamu keluar untuk tujuan keduniawian, kamu marah karena urusan keduniawian. Kamu tidak keluar dengan tujuan semula,” ejek setan.

Keduanya kemudian bergulat dan setan berhasil membantingnya.

“Sekarang aku lebih kuat darimu, sebab kemarahanmu bukan karena Allah, tapi karena tidak mendapat uang.”

Allah telah menjadikan setan sebagai musuh yang tak bisa kita kita lihat. Allah berfirman:

“Sesungguhnya setan adalah musuh kalian,maka anggaplah ia sebagai musuh (kalian) (fathiir, : 6)

Kalian hendaklah juga memerangi nafsu, karena nafsu adalah pembantu Setan. Nafsu yang kumaksud adalah nafsu amarah. Nafsu ini selalu memerintahmu untuk bermaksiat, dan mengajakmu untuk tidak taat.

Bacalah do`a Syekh Muhammad bin Wasi` berikut dengan tekun:

Ya Allah, telah Engkau kuasakan kepada kami musuh musuh yang mengetahui aib-aib kami dan melihat aurat kami, dia dan bala tentaranya, dari tempat yang tak dapat kami lihat.

Ya Allah, buatlah ia berputus asa dari kami sebagaimana Engkau telah membuatnya berputus asa dari rahmat Mu.

Buatlah ia berputus asa dari kami sebagaimana Engkau telah membuatnya berputus asa dari ampunan Mu.

Jauhkanlah ia dari kami sebagaimana Engkau telah menjauhkannya dari surga. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu, Wahai Yang Maha Pengasih dari semua yang berjiwa kasih.

Bacalah doa ini setiap pagi dan sore.


Kisah Ini Kisah yamani dalam buku Tuhfatul Asyraaf yang disusun oleh seorang ulama Yaman hadralmaut Sayyid Muhammad Bin Hadi (1291H-1382H) penghujung abad 20, Seorang ulama besar dan mempunyai murid ribuan yang kebanyakan murid muridnya menjadi ahli fiqh tersebar ke penjuru dunia. Diterjemahkan oleh sayyid Novel Muhammad Alaydrus.


Hikmah dari cerita ini sungguhlah benar apa yang dikatakan Rasulullah saw dalam sabdanya :

"dan aku Demi Allah tidak merisaukan kalian akan musyrik setelah aku wafat, tapi yg kutakutkan adalah keluasan duniawi atas kalian" (Shahih muslim hadits no.2296, shahih Bukhari hadits no.1297, 3401, 3816) dan masih banyak lagi hadits semakna bahwa Rasul saw tidak merisaukan syirik atas ummatnya, tanda bahwa kerisauan sebagian muslimin masa kini akan hal hal yg musyrik bertentangan dg hadits Nabi saw.

Wallahu `alam

Rabu, 23 Desember 2009

Mimpi Itu Mendorongku Untuk Bertaubat!!

Seorang pemuda larut dalam khayalannya seakan mengulang kembali rekaman kehidupannya jauh ke belakang, “Dulu aku pernah bepergian ke negara-negara eropa setiap musim panas. Di sana aku larut dalam perbuatan maksiat dan dosa demi memuaskan nafsu birahi dan memenuhi keinginan perut. Setelah itu, aku pulang ke negeriku sembari menyayangkan apa yang telah aku lakukan. Aku hanya menjadikan dunia sebagai ladang untuk bersenang-senang bukan ladang menyampaikan kebaikan. Itulah kerugian besarku. Ketika itu, aku berkeyakinan bahwa perbuatan maksiat adalah suatu kebutuhan primer di masa muda. Sampai pada suatu hari, jiwaku terasa sesak dan mulai jenuh dengan kehidupan. Aku memikirkan bagaimana cara terlepas dari itu semua. Tidak ada solusi yang aku dapatkan selain tidur untuk menenangkan jiwaku. Lalu aku pun mengambil bantal dan hanyut dalam tidur. Ternyata, dalam tidurku itu aku bermimpi seakan-akan kembali lagi ke negeri eropa itu untuk menjadi setan Barat yang jago bergoyang, menyanyi dan berbuat mesum. Namun tiba-tiba!!! Mimpiku itu berubah menjadi sangat menakutkan bagiku. Aku melihat seorang bocah berkulit putih mendekatiku dan berteriak keras, “Allahu Akbar! Allahu Akbar!”

Aku terkejut luar biasa dan berusaha untuk bangun dari tempat tidurku tetapi itu tidak kuasa kulakukan seakan sesuatu yang amat berat telah menghimpit dadaku dan mengunci nafasku, kemudian bocah itu menjauh dariku dan aku pun terbangun dalam keadaan ketakutan dan gemetaran.

Kemudian aku tidur lagi namun bocah tadi kembali mendatangiku dalam mimpi. Gerakan dan ucapannya sama persis seperti mimpi pertama. Aku merasa takut untuk berbaring kembali di tempat tidurku dan akhirnya memutuskan untuk berwudhu, membaca al-Qur’an dan shalat dua raka’at. Rupanya tak berapa lama aku mendengar muadzdzin mengumandangkan adzan shalat shubuh, lalu aku pergi ke masjid.

Usiaku sebenarnya masih muda, sekitar 24 tahun, sekali pun begitu, baru sejak shalat shubuh itu aku merasakan ketenangan dan ketentraman jiwa yang sangat aneh sekali, yang belum pernah aku rasakan sebelumnya.”

(SUMBER: Qashash Wa Mawaaqif Dzaat ‘Ibar karya ‘Adil bin Muhammad Ali ‘Abdul ‘Alim, hal.55-56, seperti dinukil dari buku Qithaar al-Mustaghfiriin karya Jaasim bin Muhammad al-Muththawwa’, hal.121, Daar ad-Da’wah, Cet.I)

Matahari ditahan Terbenam Untuknya Karena Jihadnya di jalan Allah

          Setelah Nabi Musa 'alaihis salam wafat, Nabi Yusya' bin Nun 'alaihis salam membawa Bani Israil ke luar dari padang pasir. Mereka berjalan hingga menyeberangi sungai Yordania dan akhirnya sampai di kota Jerica. Kota Jerica adalah sebuah kota yang mempunyai pagar dan pintu gerbang yang kuat. Bangunan-bangunan di dalamnya tinggi-tinggi serta berpenduduk padat. Nabi Yusya' dan Bani Israil yang bersamanya, mengepung kota tersebut sampai enam bulan lamanya. Suatu hari, mereka bersepa-kat untuk menyerbu ke dalam. Diiringi dengan suara terompet dan pekikan takbir, dan dengan satu semangat yang kuat, mereka pun berhasil menghancurkan pagar pembatas kota, kemudian memasukinya. Di situ mereka mengambil harta rampasan dan membunuh dua belas ribu pria dan wanita. Mereka juga memerangi sejumlah raja yang berkuasa.

Mereka berhasil mengalahkan sebelas raja dan raja-raja yang berkuasa di Syam. Hari itu hari Jum'at, peperangan belum juga usai, sementara matahari sudah hampir terbenam. Berarti hari Jum'at akan berlalu, dan hari Sabtu akan tiba. Padahal, menurut syari'at, pada hari itu -di hari Sabtu- dilarang melakukan peperangan. Oleh karena itu Nabi Yusya' berkata: "Wahai matahari, sesungguhnya engkau hanya mengikuti perintah Allah, begitu pula aku. Aku bersujud mengikuti perintahNya. Ya Allah, tahanlah matahari itu untukku agar tidak terbenam dulu!". Maka Allah menahan matahari agar tidak terbenam sampai dia berhasil menaklukkan negeri ini dan memerintahkan bulan agar tidak menampakkan dirinya.

Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, dia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Sesungguhnya matahari itu tidak pernah tertahan tidak terbenam hanya karena seorang manusia kecuali untuk Yusya'. Yakni pada malam-malam dia berjalan ke Baitul Maqdis (untuk jihad).' (HR. Ahmad dan sanad-nya sesuai dengan syarat Al-Bukhari).

Diriwayatkan pula dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, dia berkata:

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Ada seorang Nabi dari Nabi-nabi Allah yang ingin berperang. Dia berkata pada kaumnya, 'Tidak boleh ikut bersamaku dalam peperangan ini seorang laki-laki yang telah ber-kumpul dengan isterinya dan dari itu dia mengharapkan anak tapi masih belum mendapatkannya, begitu pula orang yang telah membangun rumah tapi atapnya belum selesai. Juga tidak boleh ikut bersamaku orang yang telah membeli kambing atau unta bunting yang dia tunggu kelahiran anaknya'.

Maka berangkatlah Nabi itu berjihad, dia sudah berada di dekat desa/daerah yang dia tuju saat Ashar telah tiba atau hampir tiba. Maka dia berkata kepada matahari, 'Hai matahari, engkau tunduk kepada perintah Allah dan aku pun juga demikian. Ya Allah, tahanlah matahari itu sejenak agar tidak terbenam.' Maka Allah menahan matahari itu hingga Allah menaklukkan daerah tersebut. Setelah itu balatentaranya mengumpulkan semua harta rampasan di sebuah tempat, kemudian ada api yang datang menyambar tetapi tidak membakarnya.

Maka Nabi itu berkata, 'Di antara kalian ada yang khianat, masih menyimpan sebagian dari harta rampasan. Aku harap dari setiap kabilah ada seorang yang bersumpah padaku.' Maka mereka pun datang satu per satu untuk disumpah. Kedua tangan Nabi itu lengket pada tangan salah seorang di antara mereka, ia berkata, 'Di antara kabilah kalian ada orang yang berkhianat, aku minta semua orang di kabilahmu untuk bersumpah.' Satu per satu mereka disumpah. Tiba-tiba tangan Nabi itu lengket pada tangan dua atau tiga orang. 'Kalian telah berkhianat,' katanya pada mereka. Lalu mereka pun mengeluarkan emas sebesar kepala sapi. Emas itu kemudian dikumpulkan dengan harta rampasan lain yang telah dikumpulkan sebelumnya di sebuah lapangan. Tiba-tiba datanglah api menyambar dan melalapnya. Harta rampasan memang tidak pernah dihalalkan untuk umat sebelum kita. Dan dihalalkan untuk kita karena Allah melihat kelemahan dan ketidak mampuan kita'." (Diriwayatkan oleh Muslim secara sendiri).

Setelah Baitul Maqdis dapat dikuasai oleh Bani Israil, maka mereka hidup di dalamnya dan di antara mereka ada Nabi Yusya' yang memerintah mereka dengan Kitab Allah, Taurat, sampai akhir hayatnya. Dia kembali ke hadirat Allah saat berumur seratus dua puluh tujuh tahun, dan masa hidupnya setelah wafatnya Nabi Musa adalah dua puluh tujuh tahun.

 

Get this widget!